JEJAK SANG PERANTAU: DARI PIAMAN KA NAGARI MELAYU

19 May 2026 Admin 👁 32

*Oleh: Tim Fordas (Forum Dakwah Adaik Basandi Syarak)


Buku Jejak Sang Perantau: Dari Piaman Ka Nagari Melayu mengisahkan perjalanan hidup seorang anak kampung dari Nagari Pariaman yang tumbuh dalam keterbatasan ekonomi, namun mampu menembus kerasnya kehidupan dengan keteguhan hati, kerja keras, dan keyakinan kepada Allah SWT. Sosok itu adalah H. Abu Bakar Sidik, yang lebih dikenal masyarakat dengan nama H. Dasar.

Terlahir dari keluarga sederhana di tanah Piaman, kehidupan masa kecil H. Dasar penuh dengan perjuangan. Kondisi ekonomi keluarga yang sulit membuat beliau harus menerima kenyataan pahit putus sekolah saat masih duduk di bangku kelas 3 SD. Namun, keterbatasan pendidikan formal tidak memadamkan semangatnya untuk belajar dan memperbaiki kehidupan. Dalam usia muda, beliau memilih jalan ilmu agama dengan berangkat mengaji ke Batusangkar, sebuah perjalanan yang menempa jiwa dan membentuk karakter hidupnya menjadi pribadi yang tangguh, disiplin, dan religius.

Perjalanan hidup beliau kemudian berlanjut ke tanah rantau. Dari kampung halaman di Pariaman, beliau mengadu nasib ke Pekanbaru dengan segala keterbatasan yang dimiliki. Kehidupan perantauan tidak selalu mudah. Berbagai pekerjaan dijalani demi bertahan hidup. Namun, semangat pantang menyerah dan tekad kuat untuk sukses terus menyala dalam dirinya.

Takdir kemudian membawa beliau ke Kota Dumai, Negeri Melayu yang menjadi saksi perjuangan panjang seorang perantau Minang. Di kota inilah H. Dasar mulai membangun usaha dari nol. Dengan kejujuran, kerja keras, dan kemampuan membaca peluang usaha, beliau perlahan bangkit menjadi seorang pedagang dan pebisnis yang sukses serta dihormati masyarakat.

Buku ini bukan hanya menceritakan kisah sukses seorang perantau, tetapi juga menghadirkan nilai-nilai kehidupan tentang perjuangan, kesabaran, pengorbanan, dan pentingnya menjaga identitas budaya serta agama di tanah rantau. Kisah H. Dasar menjadi inspirasi bahwa keterbatasan bukanlah akhir dari segalanya. Dengan niat yang baik, usaha yang sungguh-sungguh, dan doa yang tidak pernah putus, seseorang dapat mengubah nasib dan meninggalkan jejak kehidupan yang bermakna bagi banyak orang.

Jejak Sang Perantau adalah potret nyata perjuangan anak nagari yang menapaki jalan hidup dari kesederhanaan menuju keberhasilan, dari Piaman hingga Negeri Melayu.