PRESTASI MEMBANGGAKAN! SD QUR'AN INABAH HASILKAN 42 BUKU AJAR KARYA GURU BERSTANDAR NASIONAL
Kota Dumai – Sebuah prestasi membanggakan kembali ditorehkan
oleh SD Qur'an Inabah Kota Dumai. Sekolah yang dikenal aktif mengembangkan
inovasi pendidikan ini berhasil melahirkan 42 buku ajar yang ditulis langsung
oleh para guru dan disusun berdasarkan Standar Kurikulum Nasional. Keberhasilan
tersebut menjadi tonggak penting dalam penguatan budaya literasi,
profesionalisme guru, serta peningkatan mutu pendidikan di lingkungan sekolah.
Program penyusunan buku ajar ini bukanlah proses yang instan. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang secara sistematis mulai dari peningkatan kapasitas guru hingga proses penerbitan profesional. Langkah pertama diawali dengan pelatihan penulisan buku ajar yang menghadirkan narasumber sekaligus penulis buku, Agustri, yang memberikan pembekalan mengenai teknik penyusunan naskah, standar penulisan buku pendidikan, pengembangan materi pembelajaran, hingga strategi menghasilkan buku ajar yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Setelah memperoleh pelatihan, para guru mulai menyusun materi pembelajaran sesuai bidang studi masing-masing. Penyusunan buku dilakukan dengan mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pendidikan nasional, sehingga setiap buku tidak hanya memenuhi kebutuhan pembelajaran di kelas, tetapi juga selaras dengan standar kurikulum yang berlaku. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menghadirkan bahan ajar yang relevan, kontekstual, dan berkualitas sehingga dapat menunjang proses belajar mengajar secara lebih efektif.
Seluruh naskah yang telah disusun kemudian melewati proses seleksi dan evaluasi akademik yang dilakukan oleh Direktur Pendidikan Yayasan Inabatul Qur'an. Tahapan ini bertujuan memastikan bahwa setiap buku memenuhi standar isi, kompetensi, sistematika penyajian, serta kesesuaian dengan capaian pembelajaran. Proses seleksi dilakukan secara cermat agar buku-buku yang diterbitkan benar-benar layak digunakan sebagai referensi pembelajaran di lingkungan sekolah.
Tahap berikutnya adalah editing substansi yang dipimpin langsung oleh Agustri, selaku penulis dan pembina dalam program penyusunan buku ajar. Pada tahap ini dilakukan penyempurnaan terhadap struktur penulisan, penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, konsistensi materi, serta penyelarasan isi dengan kaidah akademik. Pendampingan yang intensif tersebut memberikan pengalaman berharga bagi para guru dalam meningkatkan kemampuan menulis karya ilmiah maupun bahan ajar.
Untuk menjamin kualitas hasil akhir, proses produksi kemudian dilanjutkan dengan editing profesional, desain tata letak (layout), dan persiapan penerbitan oleh Penerbit Samudra Biru Yogyakarta, salah satu penerbit nasional yang memiliki pengalaman dalam menerbitkan buku-buku akademik dan pendidikan. Keterlibatan penerbit profesional menjadikan ke-42 buku ajar tersebut memiliki kualitas penyuntingan dan tampilan yang sesuai dengan standar penerbitan nasional.
Keberhasilan melahirkan puluhan buku ajar ini merupakan bukti nyata bahwa guru tidak hanya berperan sebagai pendidik di ruang kelas, tetapi juga sebagai penulis, pengembang kurikulum, sekaligus inovator pendidikan. Melalui karya-karya tersebut, guru mampu menghasilkan bahan ajar yang sesuai dengan karakteristik peserta didik sekaligus memperkaya sumber belajar di lingkungan sekolah.
Ketua Yayasan Inabatul Qur'an, Dinul Falhan, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh guru SD Qur'an Inabah atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam menyelesaikan penyusunan buku ajar tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan capaian besar yang akan menjadi warisan intelektual bagi sekolah sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.
"Saya mengucapkan selamat kepada seluruh guru SD Qur'an Inabah atas keberhasilan menyusun 42 buku ajar berstandar nasional. Ini adalah prestasi yang luar biasa dan menjadi bukti bahwa guru-guru kita memiliki semangat belajar, berkarya, dan berinovasi demi kemajuan pendidikan," ujar Dinul Falhan.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Agustri yang telah meluangkan waktu, tenaga, serta pemikirannya dalam memberikan pelatihan, pendampingan, hingga proses penyuntingan naskah para guru. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Agustri yang telah berkenan membimbing para guru sejak tahap pelatihan, penyusunan naskah, proses editing, hingga akhirnya buku-buku ini dapat diterbitkan. Semoga dedikasi ini menjadi amal jariyah dan memberikan manfaat yang luas bagi dunia pendidikan," tambahnya.
Dengan lahirnya 42 buku ajar berstandar nasional, SD Qur'an Inabah menunjukkan komitmennya untuk terus membangun budaya akademik yang kuat, meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, serta menghadirkan inovasi pembelajaran yang berkualitas. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk mendorong guru menghasilkan karya ilmiah dan bahan ajar yang bermanfaat, sehingga mutu pendidikan Indonesia semakin maju melalui kontribusi nyata dari para pendidik.(Nayyer)