BANGUN GENERASI UNGGUL DAN BERKARAKTER, PAI DUMAI BARAT TANAMKAN NILAI INTEGRITAS DI MTS AN-NUR: PRESTASI PENTING, AKHLAK TETAP UTAMA
(Kota Dumai-Kemenag), Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan
Dumai Barat melalui jajaran Penyuluh Agama Islam (PAI) terus menunjukkan
komitmen nyata dalam membina moralitas serta karakter generasi muda di Kota
Dumai. Melalui pendekatan persuasif dan edukatif, PAI Dumai Barat berupaya
mencetak tunas bangsa yang tidak semata-mata unggul di bidang akademis,
melainkan juga kukuh dalam memegang teguh integritas serta keluhuran budi
pekerti dalam keseharian.
Langkah konkret tersebut terwujud
dalam agenda Bimbingan dan Penyuluhan Agama Islam yang digelar di Madrasah
Tsanawiyah (MTs) An-Nur, Jalan M.H. Thamrin, Gang Serai, Kelurahan STDI,
Kecamatan Dumai Barat, Rabu (07/10/2026) pagi. Dimulai tepat pukul 07.45 hingga
08.30 WIB, ruang pertemuan madrasah dipenuhi antusiasme puluhan siswa dan siswi
yang siap menyerap arahan penuh makna. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr.
Jeeny Rahmayana, M.Pd.I. Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Dumai Barat, yang
membawakan materi bertajuk “Jadilah Pelajar Berprestasi dan Berakhlak”.
Mengawali paparannya, Jeeny Rahmayana mengajak seluruh peserta didik untuk menata kembali paradigma sukses seorang pelajar. Di era disrupsi informasi dan persaingan pendidikan yang semakin ketat, tolok ukur kesuksesan kerap kali dipersempit sekadar angka di atas rapor atau deretan medali kejuaraan. Padahal, prestasi akademis tanpa fondasi adab dan integritas justru rentan melahirkan kepribadian yang rapuh dan mementingkan diri sendiri. "Prestasi itu memang penting, tetapi akhlak adalah yang utama. Kecerdasan intelektual dan pencapaian tinggi kita di bangku sekolah baru akan memiliki makna sejati jika dibangun di atas fondasi kejujuran serta keteguhan moral," tegas Jeeny di hadapan para santri dan dewan guru yang mendampingi.

Ia menekankan bahwa pembentukan
integritas bukanlah konsep teoritis yang rumit, melainkan buah dari
kebiasaan-kebiasaan kecil yang dipraktikkan secara konsisten setiap hari. Para
pelajar dibimbing untuk selalu menjunjung tinggi kejujuran, baik saat
mengerjakan tugas madrasah maupun dalam berbicara kepada sesama teman. Sikap
bertanggung jawab terhadap amanah yang diberikan, disiplin terhadap waktu,
serta ketundukan dan rasa hormat yang mendalam kepada orang tua dan para
pendidik merupakan pilar mutlak bagi terbentuknya akhlakul karimah.
Selain hubungan interpersonal di dunia nyata, Jeeny menyoroti dinamika pergaulan modern di ruang digital. Mengingat sebagian besar remaja masa kini bersentuhan erat dengan gawai pintar, ia mengingatkan pentingnya beretika di jagat maya. Memilah konten, menahan diri dari ujaran kebencian, tidak menyebarkan kabar bohong, serta memanfaatkan teknologi demi kemaslahatan belajar merupakan cerminan nyata dari pelajar yang berintegritas. Dalam perspektif penyuluhan ini, makna pelajar berprestasi diperluas maknanya secara komprehensif. Sosok juara sejati bukanlah mereka yang sekadar menempati peringkat teratas di kelas, melainkan insan yang mampu menghargai orang lain, berani mengakui kesalahan, menjauhi kecurangan, dan menjadi teladan kebaikan bagi lingkungannya.
Suasana penyuluhan berlangsung hangat, edukatif, dan interaktif. Dialog dua arah terjalin saat para pelajar diajak merefleksikan peran mereka sebagai generasi penerus bangsa. Melalui pembekalan moral ini, KUA Kecamatan Dumai Barat menaruh harapan besar agar para pelajar MTs An-Nur tumbuh menjadi generasi yang cerdas secara akal sekaligus luhur secara perilaku. Sinergi antara ilmu pengetahuan dan kesantunan diharapkan mampu mengantarkan mereka memberikan kontribusi nyata bagi keluarga, agama, masyarakat, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. "Prestasi dapat membuat kita dikenal, tetapi akhlak yang baik akan membuat kita dihargai di mana pun kita berada," pungkas Jeeny menutup kegiatan dengan pesan yang menggugah sanubari. (Redaksi)